Model Pembelajaran Kooperatif Think Pair Share (TPS)

Think Pair Share (TPS) pertama kali dikembangkan oleh Frank Lyman dkk dari Universitas Maryland pada tahun 1985. Think Pair Share memiliki prosedur yang ditetapkan secara eksplisit untuk memberi siswa waktu lebih banyak untuk berfikir, menjawab, dan saling membantu satu sama lain (Ibrahim dkk., 2000).

Menurut Trianto (2007) tahap-tahap pembelajaran kooperatif tipe TPS  yaitu :

Tahap 1 : Berfikir (Thinking). Guru mengajukan suatu pertanyaan  atau  masalah  yang berkaitan dengan pelajaran, kemudian meminta siswa menggunakan waktu beberapa menit untuk memikirkan sendiri jawaban atau masalah tersebut.

Tahap 2 : Berpasangan (Pairing). Guru meminta siswa untuk berpasangan dengan siswa yang lain dan mendiskusikan apa yang telah dipikirkannya pada tahap pertama. Interaksi pada tahap ini diharapkan dapat menyatukan jawaban jika suatu pertanyaan yang diajukan atau menyatukan gagasan jika suatu masalah  khusus  yang  diidentifikasi.  Secara  normal  guru  memberi  waktu 4 – 5 menit untuk berpasangan.

Tahap 3 : Berbagi (Sharing). Pada tahap akhir, guru meminta kepada pasangan untuk    berbagi dengan seluruh kelas tentang apa yang telah mereka bicarakan. Ini efektif dilakukan dengan cara bergiliran pasangan demi pasangan dan dilanjutkan sampai sekitar seperempat pasangan telah mendapat kesempatan untuk melaporkan.

Pembelajaran dengan model TPS ini mudah digunakan tanpa persiapan yang rumit dan juga dapat digunakan pada kelas-kelas besar.

RPP kooperatif tipe (Think Pair Share) TPS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s